Naskah Stand Up Comedy Raditya Dika 24 Agustus 2011 – Part 1

Standard

Ini ada apa ya rame-rame ya? (pura-pura bingung)

Selamat malam, saya Raditya Dika. Biarkan saya mengawali hari ini, malam yang indah ini dengan berkata bahwa tolong hentikan eksploitasi hantu-hantu yang ada di Indonesia. Karena semua hantu di Indonesia itu pernah jadi artis di film-film kita. Pocong pernah main film berkali-kali, kuntilanak main film berkali-kali. Judul film juga udah mulai aneh-aneh. Ada Tali Pocong Perawan, mungkin nanti ada Tali Pocong Udah Gak Perawan, Pocong Binal. Ada yang deket sini, Hantu Jeruk Purut! Mungkin nanti ada Hantu Jeruk Mandarin, hantu gentayangan jual jeruk mandarin “Abang, lima ribu abang. Abang, belum makan abang (sambil mondar mandir kayak bawa jeruk).Hantu juga manusia (nyanyi) .

Continue reading

Naskah Stand Up Comedy Raditya Dika 7 Agustus 2011 – Part 1

Standard

Naskah Stand Up Comedy Raditya Dika Episode 2 , 7 Agustus 2011

Selamat malam temen-temen, mungkin di antara kalian ada yang jadi followers gue, ada yang baca buku gue juga. Kalo yang belum tau, nama gue Raditya Dika, gua penulis. (penonton tepuk tangan)
“Santai..santai”

Yang udah pernah baca buku gue, yang jadi followers gue dan baru pertama kali ngelihat gua hari ini, gua tahu apa yang kalian pikirkan.
“Ternyata Raditya Dika itu lebih pendek, lebih mirip homo daripada yang gua bayangin”
“Gua tahu” (nunjuk diri sendiri)

Continue reading

Naskah Stand Up Comedy Raditya Dika 13 Juli 2011 – Part 3

Standard

Part 3 of 3

Kuli bangunan itu punya istri di kampung. Di kampung mau ngapain? Dia mau nyantet si tati. “Dia pergi ke dukun. Ketok pintu rumah dukunnya.
“Misi duk”
“Silakan duduk. Apa keluhannya?”
“Iya duk saya punya suami pacaran sama pembantu namanya Tati.”
“Mana fotonya?”
Dikasih tunjuk fotonya.
“Kita santet! “
“Santet?”
“Kita kirim jin ke rumahnya si Tati untuk nyerupin dia” yaitu rumah gue (muka ketakutan) Continue reading

Naskah Stand Up Comedy Raditya Dika 13 Juli 2011 – Part 2

Standard

Part 2 of 3

Cewek itu berbahaya kalo udah labil. Cewek remaja itu jauh lebih berbahaya dari cewek dewasa. Tiap hari gue di-add di friendster. Eh, di friendster lagi. Gue tiap hari di add di facebook.
“Kak radit, accept aku dong”
Foto-foto abg ini selalu sama kayak gini (nempelin telunjuk di bibir, gaya bibir monyong). Gue belum pernah liat cewek abg di mall jalannya begini (nempelin telunjuk di bibir). Lanjut gua kenal di twitter juga sama.
“Hai, leh nal?” (wajah depresi)
Gua harus jawab apa? Gua jawab “Oehh, ama amu iapa? Au Adit, amuh?”
Gaul sama gagu, beda tipis. Continue reading

Naskah Stand Up Comedy Raditya Dika 13 Juli 2011 – Part 1

Standard

Teks Stand Up Nite Raditya Dika
13 Juli 2011

Selamat malam teman-teman semuanya.
Nama saya Raditya Dika dan saya hari ini akan mencoba untuk berbicara tentang teman-teman kalian semua. Tadi Panji sempat cerita soal band-band, kalo gue paling gak ngerti sama SM*SH terus terang. Pertama kali gua ngeliat SM*SH ada 7 orang laki-laki, ya semi laki-laki ya. Iya semi laki-laki. Dia nyanyi-nyanyi kenapa hatiku cenat-cenut tiap ada kamu. Elo jangan–jangan hepatitis. Gitu gua pikir.
“Kenapa ginjalku berdarah, kenapa paru-paru ku basah?”
Gua gak tau. Gua gak tau kenapa (muka depresi). Continue reading

Naskah Stand Up Comedy Raditya Dika Desember 2011

Standard

Stand Up Comedy Show Metro TV (Desember 2011)

Selamat malam teman-teman semuanya. Nama saya Raditya Dika dan saya galau, karena saya baru putus dari pacar saya.

Nyanyi :
“Pergilah kau. Pergi dari hidupku” (mabuk)
Continue reading